TANAMAN TERCANTIK
19.16 Edit This 0 Comments »
Tercantik, Termegah, Terlengkap
Bursa Tanaman Hias di Pospenas
Jika dulu para penghobi alias hobiis, pemulia, pembudidaya, pembibit, pedagang tanaman hias kesulitan memamerkan dan menjual tanaman hiasnya, sekarang tidak lagi jadi persoalan. Samarinda seakan mengalahkan kota-kota di Jawa. Hampir setiap bulan, bursa tanaman hias digelar.
Akhir Ramadan lalu, bursa tanaman hias digelar di halaman Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim, Jl Basuki Rahmat, Samarinda. Bursa itu terbilang sukses karena event diselenggarakan menjelang Lebaran. Gaya hidup telah membuat sebagian orang menghias rumahnya dengan tanaman hias. Terutama kolektor. Ruang tamu terasa kurang nyaman bila tidak ada aglaonema atau anthurium. Karena Lebaran banyak kedatangan tamu, maka ruang tamu pun didandani dengan tanaman hias.
Baru saja bursa itu usai, SMPN 10 yang dikenal sebagai sekolah sehat karena kebersihan, kehijauan, semarak dengan bunga memperingati ulang tahunnya yang ke-23. Bursa yang selalu ramai dikunjungi hobiis ini berakhir Minggu (28/10) malam lalu. Antusiasme pengunjung tampak tinggi, meski di akhir bulan. Sayangnya, para penyedia tanaman hias harus ”boyongan” ke arena bursa hias di Stadion Madya Sempaja.
Di Stadion Madya Sempaja memang sedang berlangsung Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional. Ribuan peserta dari seluruh provinsi se-Indonesia tumpah-ruah di tempat ini. Itu peluang bagi pedagang. Maka, digelarlah ekspo, antara lain ada satu blok untuk tanaman hias.
Di blok tanaman hias ini inilah terlihat aneka tanaman hias dari kelas bawah sampai tanaman hias eksklusif. Anthurium, aglaonema, philodendron, sansevieria, adenium, dan aneka tanaman hias lainnya digelar. Anthurium mulai gelombang cinta, burgundi, kris, sirkit, dan sebagainya hadir di sini. Begitu juga aglo, dari pride yang laris manis, sampai jatayu, cleopatra, siam aurora, kocin tembaga, dan sebagainya.
Bursa di Sempaja ini memang dapat diberi label sebagai bursa yang tercantik, termegah, dan terlengkap sepanjang bursa tahun ini. Bursa ini hanya bisa disaingi oleh bursa di Tepian Mahakam, Agustus lalu. Itu jika dilihat jumlah stannya. Namun, kalau dilihat koleksi dan penataanya, bursa di Sempaja lebih cantik.
”Kita memang desain agar tampilan bursa ini cantik. Sayang, waktu kita terbatas. Jika tidak, kita akan hadirkan suasana yang lain dari sebelumnya di bursa ini,” kata Dede yang menjadi event organizer khusus di bursa tanaman hias.
Bursa tanaman hias ini berakhir 7 November. Bagi yang belum sempat menengok bursa ini, masih ada lagi bursa sejenis dengan suasana alam pedesaan tanggal 5-15 Desember 2007. Tempatnya, di pusat tanaman hias Salma Shofa, Jalan Mugirejo, Km 4, Samarinda Utara. Bursa ini digelar untuk memperingati ulang tahun Salma Shofa yang pertama.
Bursa Tanaman Hias di Pospenas
Jika dulu para penghobi alias hobiis, pemulia, pembudidaya, pembibit, pedagang tanaman hias kesulitan memamerkan dan menjual tanaman hiasnya, sekarang tidak lagi jadi persoalan. Samarinda seakan mengalahkan kota-kota di Jawa. Hampir setiap bulan, bursa tanaman hias digelar.
Akhir Ramadan lalu, bursa tanaman hias digelar di halaman Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim, Jl Basuki Rahmat, Samarinda. Bursa itu terbilang sukses karena event diselenggarakan menjelang Lebaran. Gaya hidup telah membuat sebagian orang menghias rumahnya dengan tanaman hias. Terutama kolektor. Ruang tamu terasa kurang nyaman bila tidak ada aglaonema atau anthurium. Karena Lebaran banyak kedatangan tamu, maka ruang tamu pun didandani dengan tanaman hias.
Baru saja bursa itu usai, SMPN 10 yang dikenal sebagai sekolah sehat karena kebersihan, kehijauan, semarak dengan bunga memperingati ulang tahunnya yang ke-23. Bursa yang selalu ramai dikunjungi hobiis ini berakhir Minggu (28/10) malam lalu. Antusiasme pengunjung tampak tinggi, meski di akhir bulan. Sayangnya, para penyedia tanaman hias harus ”boyongan” ke arena bursa hias di Stadion Madya Sempaja.
Di Stadion Madya Sempaja memang sedang berlangsung Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional. Ribuan peserta dari seluruh provinsi se-Indonesia tumpah-ruah di tempat ini. Itu peluang bagi pedagang. Maka, digelarlah ekspo, antara lain ada satu blok untuk tanaman hias.
Di blok tanaman hias ini inilah terlihat aneka tanaman hias dari kelas bawah sampai tanaman hias eksklusif. Anthurium, aglaonema, philodendron, sansevieria, adenium, dan aneka tanaman hias lainnya digelar. Anthurium mulai gelombang cinta, burgundi, kris, sirkit, dan sebagainya hadir di sini. Begitu juga aglo, dari pride yang laris manis, sampai jatayu, cleopatra, siam aurora, kocin tembaga, dan sebagainya.
Bursa di Sempaja ini memang dapat diberi label sebagai bursa yang tercantik, termegah, dan terlengkap sepanjang bursa tahun ini. Bursa ini hanya bisa disaingi oleh bursa di Tepian Mahakam, Agustus lalu. Itu jika dilihat jumlah stannya. Namun, kalau dilihat koleksi dan penataanya, bursa di Sempaja lebih cantik.
”Kita memang desain agar tampilan bursa ini cantik. Sayang, waktu kita terbatas. Jika tidak, kita akan hadirkan suasana yang lain dari sebelumnya di bursa ini,” kata Dede yang menjadi event organizer khusus di bursa tanaman hias.
Bursa tanaman hias ini berakhir 7 November. Bagi yang belum sempat menengok bursa ini, masih ada lagi bursa sejenis dengan suasana alam pedesaan tanggal 5-15 Desember 2007. Tempatnya, di pusat tanaman hias Salma Shofa, Jalan Mugirejo, Km 4, Samarinda Utara. Bursa ini digelar untuk memperingati ulang tahun Salma Shofa yang pertama.

0 komentar:
Posting Komentar